Berbagi Informasi Penting Di Sekitar Anda

Selasa, 11 September 2018

Sedikit Rasa Untuk Profesi Penagih (Debt Collector)

Belakangan ini semakin banyak beredar video penganiayaan terhadap dept collector bahkan 30 menit sebelum suara hati ini saya tulis baru saja saya melihat video penganiayaan debt collektor bahkan dalam video itu jelas jelas terekam seorang pria berkaus coklat merogoh kantong celana debt collector dan mengambil sesuatu, kesempatan mencuri dibalik penyiksaan orang.

KEJI....
Manusia sekarang tidak memakai akal sehatnya lagi dalam menanggapi satu masalah.

Debt collector juga manusia,
Mereka mencari rejeki,
CARI MAKAN DAN BUTUH MAKAN JUGA.

Sebagian mereka masih lajang tapi lebih banyak lagi yang sudah punya anak istri.
Mereka harus menyambung hidup sekalipun dengan pekerjaan yang "TIDAK POPULER".

Coba kita buka logika kita sedikit, sedikit saja gak usah banyak banyak
👇
Sebuah perusahaan penjualan sepeda motor mempekerjakan banyak karyawan, mulai dari staff, marketing, bengkel, debt colector dll.
Semua karyawan itu digaji, bukan gratis.
Dari mana gaji para karyawan itu ?
Tentunya dari penjualan.
Kalau para pembeli sepeda motor kredit selalu menunggak pembayaran itu artinya gaji mereka juga terancam.
Jadi wajar dong kalau ada yang menunggak DITAGIH.

Saya pernah bertanya kepada seorang teman yang berprofesi sebagai dept collector disalah satu showroom penjualan sepeda motor mengenai MEKANISME penagihan.
Beliau menjelaskan tunggakan pertama masih ditanya baik baik.
Tunggakan kedua juga masih diupayakan dengan jalan damai.
Masalahnya setelah itu biasanya nasabah yang menunggak akan kucing kucingan dengan petugas debt collector.
Didatangi ke rumah, katanya tidak ada.
Bolak balik didatangi, kadang pagi, kadang siang, kadang sore tapi tidak ada.
Dicari ke tempat kerja juga katanya tidak ada.
Jalan satu satunya ditunggu dijalan yang kira kira dilalui sipenunggak.

Nahh... Apesnya kalau debt collector ini ketemu ditengah jalan lantas berusaha menagih tunggakan, sipenunggak malah teriak MALING sehingga masyarakat yang ada disekitar kejadian menghajar debt collector ini tanpa tau apa permasalahannya.

KASIHAN kan ?
Kamu yang menunggak, orang lain yang berdarah darah.

Memang ada undang undang yang mengatur masalah debt colletor dan dalam undang undang tersebut jelas dikatakan tidak ada hak debt collector untuk menyita barang.

Tapi kita harus sadari bersama bahwa undang undang itu dibuat untuk MELINDUNGI NASABAH, BUKAN UNTUK MEMFITNAH.

Paham ya ?
Jangan anda gunakan undang undang itu sebagai senjata untuk memfitnah para petugas penagihan.

Dalam situasi apa undang undang itu melindungi nasabah ?
👉Misalnya dalam kondisi kemalangan padahal sudah jatuh tempo
👉Atau tanggal jatuh tempo anda bertepatan dengan satu hal yang membuat anda tidak bisa bayar
👉Atau hal hal lain yang menyebabkan anda tidak bayar atau terkendala untuk membayar

Masak anda harus dilindungi undang undang sementata anda saja melanggar undang undang ?

MAKANYA KALAU TIDAK MAU DITAGIH JANGAN NGUTANG.
TAU DIRI DONG, KALAU BELUM PUNYA UANG UNTUK MEMILIKI BARANG "TAHAN LAH SEDIKIT SELERA ANDA"

Apakah berhutang itu salah ?
Saya rasa tidak salah sebab tidak akan bisa juga kita punya barang kalau tidak ngutang.

MASALAHNYA adalah ORANG YANG BERHUTANG SUKA LARI DARI KENYATAAN.

Belum bisa bayar, ngomong loh....
Jangan lari dari tanggung jawab,
Giliran KEPETUK (ketemu) ditengah jalan Anda berteriak MALING.

Yang suka menghakimi dan menganiaya debt collector COBA ANDA MERENUNG kalau anda yang dihajar massa sampai bonyok gimana ?

Orang orang yang berprofesi sebagai penagih itu juga manusia, bukan kalian saja yang manusia dan butuh makan.
Kasihan anak orang kerja mencari nafkah malah babak belur dihajar.

Salah satu ciri ciri masyarakat kita adalah RELA TANGANNYA BERLUMUR DARAH UNTUK SESUATU YANG TIDAK DIKETAHUI APA PENYEBABNYA.

Hanya untuk satu teriakan "MALING" dari mulut fitnah si penunggak, langsung berlomba lomba orang orang melumuri tangannya dengan darah dosa.

Mari kawan kawan yang punya hutang di showroom BERKACA DIRI, intropeksi diri sendiri mengapa anda tidak mau bayar kewajiban anda.
👉Jika anda berkaca maka anda akan dapat jawabannya mengapa anda tidak mau bayar cicilan anda, "ANDA TIDAK MAU BAYAR KARENA ANDA MERASA DILINDUUNGI UNDANG UNDANG"
Iya kan....? Anda berpikir "tinggal teriak maling, beres"

Perbaiki diri anda yang suka memfitnah debt collector dengan teriakan maling sebelum anda terkena karma.

Melalui tulisan suara hati ini, saya ingin menyampaikan 3 hal penting :

1. Saat kita putuskan untuk berhutang, maka kita harus sudah siap untuk bertanggung jawab pada hutang kita
2. Kalau sudah tau salah, DIAMLAH dan pikirkan solusi penyelesaiannya
3. Jangan salah gunakan undang undang yang ada sebagai tempat perlindungan dari kesalahan yang kamu perbuat

-Saya OPPUNG MITTOP-

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sedikit Rasa Untuk Profesi Penagih (Debt Collector)

0 komentar:

Posting Komentar