Berbagi Informasi Penting Di Sekitar Anda

Rabu, 29 Agustus 2018

Amfoang, Dimanakah Tuan Mu ?

PUISI dari daerah pinggiran (AMFOANG) - Nusa Tenggara Timur (NTT)

                 AMFOANG, DIMANAKAH TUANMU?

Namamu tak asing bagi penguasa negeri ini sahabatku
Amfoang, amfoang, amfoang, surga pulau timor.
Kelikir dan debu menjadi aspal jalananmu,
Batu dan kayu merah menjadi jembatan penyebarangan,
Kemarau kau jadikan sungai sebagai jalanan aspal
Saat Banjir kau jadikan sekam padi sebagai penolong,

Dimanakah tuanmu amfoang,
Puluhan sungai harus kau seberangi untuk mencari tuanmu
Tanpa jembatan dan perahu,
Banjir kau jadikan sahabat lamamu
Debu kau jadikan santapan dalam perjalanan
Kau meratap dan menangis dalam arus banjir dan debu.
Sungguh kejam negeri ini sahabatku,

Kaulah tuan atas gaharu ditanah ini
Kaulah tuan atas pinang ditanah ini
Kaulah tempat dimana anak-anakmu berburu.
Rusa, babi hutan, kakatua kau jadikan makan siangmu
Kuskus dan ayam hutan kau jadikan makan malammu
Ikan air tawar sebagai pelengkap makananmu
Kaulah surga pulau ini, amfoang.

Tuan jenderal, tuan imam besar dan tuan pengusaha kaya
Suka mengoda dan menipuMu Saat pesta lima tahunan dinegeri ini
suka Membagi baju bergambar  tanduk, beringin, burung dan bintang
serta gambar lain yang tak sedikitpun kau tau.
Tak sadar kau sahabatku amfoang,
Batang pinangmu mereka jadikan tiang atas bendera mereka
Kulit rusamu mereka jadikan selimut tubuh mereka
Kayu gaharumu mereka jadikan sumber kekayaan.
Anak-anakmu mereka jadikan budak politik.
Merekakah tuanmu, tidak,tidak,tidak.
Tuanmu tak berhati iblis, kejam,dan serakah
Dia tidak menghisap darahmu dan menusuk jantungmu.
Dia tidak membiarkanmu memakan debu saat berjalan
Dia tidak membiarkan kelikir dan banjir menyakiti tubuhmu
Dia tidak akan membiarkan dirimu dalam kesepian dan kegelapan

Tuan yang baik akan menjawab jerit kesakitanmu
dia akan memberi apa yang kau minta 
Melihat apa yang kau pakai dan makan
Dijalanan baiklah kau melangkahkan kakimu
Dibawah terang lampulah kau akan berdiskusi
Sekam padi akan kau buang kini kau berjalan diatas jembatan
Gaharu dan pinang akan kau pasarkan keluar daerah
Daging rusa, kuskus dan kakatua akan kau jual dengan harga yang sesuai
Anak-anakmu tak lagi mejadi budak buat mereka,
Anak-anakMu akan menjadi tuan atas diri mereka sendiri.

(Andy Asa) 
Amfoang, 25 Agustus 2018

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Amfoang, Dimanakah Tuan Mu ?

0 komentar:

Posting Komentar